Setelah sepuluh tahun dari tulisan terakhir yang pernah aku buat di blog ini...kembali aku menghidupkan lagi blog ini.
Telah banyak peristiwa yang aku lewati selama 10 tahun ini...ada cerita bahagia...cerita kepedihan...nada kekecewaan...pertobatan....keberhasilan...dan juga kegagalan.
Istriku adalah wanita yang dengan setianya menemani setiap perjalanan hidupku...I love her so much.
Oh yha....kedua anakku sudah beranjak dewasa kini. Bimo adalah putraku yg sulung...saat ini dia sdh dibangku kuliah.
Sedangkan Adinda adalah putriku yg saat ini duduk di bangku SMA.
Begitu cepatnya waktu berlalu...serasa baru kemaren mereka berdua masih berada dipangkuanku.
Aku akan mencoba menceritakan perjalanan hidupku selama sepuluh tahun terakhir ini dari beberapa sisi yang ada...tapi tentunya tidak dalam satu tulisan ini.
Semoga apa yang aku ceritakan nanti bisa menjadi cermin dan pembelajaran bagi siapa saja yg membacanya.
Cerita pertama akan aku mulai dari 10 tahun lalu dimana aku mulai pindah kerja di kota Semarang...kota yang sama sekali belum pernah kusinggahi sebelumnya.
Aku harus bekerja disana...memulai suatu pekerjaan dan karir yang baru...tugas yang cukup menantang. Tahun pertama aku lewati dengan sangat berat...krn aku harus berhadapan dengan banyak hambatan dan kesulitan2 di tempat kerja. Sungguh bukan suatu hal yang ringan.
Apalagi banyak sekali pihak yang menginginkan aku jatuh dg berbagai cara...dari fitnah yg dilemparkan...tuduhan yang tidak pernah aku lakukan...hingga hal2 yang sulit untuk diterima nalar.
Namun aku tidak pernah mengeluhkan hal2 ini kepada siapapun...juga kepada istriku tercinta.
Bukan...bukan karena aku berdusta, namun lebih karena aku tidak ingin dia khawatir. Semuanya aku jalani dengan ikhlas dan kupendam dalam hati.
Selama 6.5 tahun aku bekerja di kota Semarang...dan aku banyak menghabiskan waktuku untuk bekerja dan bekerja.
Perhatianku ke keluarga tersita cukup banyak.....karena saat itu aku beranggapan bahwa karir ku di kota Semarang tsb adalah dermaga pekerjaanku yg terakhir...sehingga semua aku pertaruhkan disana.
Namun aku salah....manusia boleh berencana namun Allah juga yang menentukan.
Aku terpaksa meninggalkan karirku disana...karena ada ketidak adilan dan ketidak jujuran yang mewarnai tempat kerjaku.
Sia sia sudah waktu 6.5 tahun yang aku pertaruhkan disana.
Sepertinya halaman perjalananku masih berlembar lembar yang harus kulalui.
Aku jadi teringat pada perkataan Chaerul Tanjung ini....
"Jika suatu hari kau sakit atau tiba - tiba meninggal dunia karena kelelahan bekerja, Perusahaanmu akan mencari orang untuk mengganti posisimu, kemudian akan berjalan seperti biasa, kau tidak sepenting yang kau bayangkan. Sedangkan, keluargamu dan sahabat yang mencintaimu akan bersedih dan menderita, Sisakan waktu untuk menemani keluarga, dan jangan lupa menyayangi diri sendiri mulai dari sekarang."





